I tell you ...

Happy Icon" Dear all visitors who wants tobe my friend, I'm glad sharing my blog with you,..
And so We can learn together...about all things that usefull...
Don't forget to leave your comment.I'm proud for reading
them. And so glad to share with You,my friend"..
Photobucket

Adanya saya..

Foto saya
bekasi, bekasi/jabar, Indonesia
Seorang ibu rumah tangga yang berhenti bekerja demi konsent pada buah hati yang lama di nanti.. yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus....Seorang wanita yang ingin mengabdi pada rumah tangga untuk meraih kemuliaanNYA.. Seorang perempuan yang haus ilmu,..ingin mendapat ilmu dan ingin berbagi dengan ilmu..dan ingin berguna karena ilmu..Seorang hamba Allah yang ingin saling menyetrumkan semangat bagi sesama...ingin tau lebih banyak,banyak merenung,ingin maju,.
"Semoga bermanfaat, salam kenal..and thanks for visiting me..">
English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google
Tampilkan postingan dengan label child. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label child. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Desember 2010

Artikel tentang Sumber Nutrisi bagi Otak yang penting buat perkembangan anak.




Photobucketmumnya semua orang tua ingin agar anaknya tumbuh sehat jasmani dan rohani. Kesehatan anak biasanya menjadi perhatian utama kita, dan biasanya seorang bunda ingin memberikan asupan makanan yang terbaik bagi si buah hati. Apalagi periode emas perkembangan otak anak dimulai dari trimester ketiga kehamilan hingga 2-3 tahun usia anak sejak ia dilahirkan.
Kita bisa menyajikan makanan tersebut dengan tidak lupa memperhatikan zat-zat apa saja yang diperlukan, terutama makanan buat nutrisi otak si kecil, karena otak paling banyak memerlukan energi (>70 %) untuk proses tumbuh kembang. Sel syaraf memerlukan nutrisi yang tepat agar bisa menjalankan fungsi, transmisi impuls syaraf akan berkerja dengan optimal jika myelin atau selubung syaraf terbentuk dengan benar. Beberapa zat gizi dari makanan menjadi bagian dari neurotransmitter yang membantu kecepatan berfikir dan memanggil ingatan.
Otak anak berukuran seperempat otak orang dewasa saat ia berusia tiga tahun, dan terus berkembang dan pada usia 5 tahun ukurannya menjadi 90% ukuran orang dewasa. Oleh karena itu pemberian nutrisi yang tepat sangat menentukan pertumbuhan otaknya dan otomatis kecerdasan si anak dikemudian hari.

1) Karbohidrat:
Karbohidrat dalam bentuk glukosa, dibutuhkan sebagai nutrisi otak yang pasokannya hatus konstan dan seimbang, yaitu koarbohidrat yang alami kompleks, karena kandungan nutrisi dan seratnya lebih banyak yang berguna menjaga kestabilan tekanan darah serta untuk mempertahankan stamina.Sebaiknya asupan buat anak untuk jenis karbohidrat ini 130 gram per hari. Ini dapat diperoleh dari : Roti gandum, nasi, kentang,pasts, sayur dan buah.Namun hati-hati kandungan gula pada permen dan beberapa makanan panggang misalnya justru membuat anak sulit berkonsentrasi serta mudah rewel.

2) Vitamin dan Mineral:
Asupan vitamin dan mineral dibutuhkan anak lebih banyak dari orang dewasa, karena dalam masa tumbuh kembangnya anak memerlukan banyak energi.Dan vitamin dan mineral merupakan salah satu penghasil energi, meningkatkan kekebalan tubuh , sistem syaraf, dan untuk proses metabolism.
Vitamin A:
-Melindungi otak dari racun dan polusi .
-Sumber: susu, daging, ikan, telur, buah dan sayuran.
Vitamin B:
-Vitamin B12 untuk menjaga kesehatan myelin, jaringan yang menelimuti sel syaraf.
-Kekurangan vitamin B6 meyebabkan anak mudah lelah dan rewel.
-Sumber :gandum,telur, sayuran hijau, nasi,daging,ikan dan kacang-kacangan.
Vitamin C :
- Untuk penyerapan zat besi, mengubah makanan menjadi otak.
-Sember : Kiwi, dan buah rasa asam lain, sayuran hijau, tomat.
Vitamin E:
-Melindungi otak, dari racun dan polusi
-Sumber : Kacang, biji-bijian, serta minyak berbahan biji-bijian.
Kalsium :
-Menenangkan saraf dan sel otot
-Sumber: produk susu, almon, alpukat, biji-bijian, sardin, dan sayuran berdaun hijau.
Magnesium
-Menenangkan saraf dan sel otot
-Sumber: Kacang kedelai, gandum, kacang, buah kering, Sayuran berdaun hijau, daging.
Kolin :
-Meningkatkan kemampuan ingatan dan mempercepat proses berfikir
-Sumber: kuning telur, sardin, hati sapi/kambing/ayam, kacang-kacangan, biji-bijian.
Seng :
-Meningkatkan kemampuan fungsi otak, daya ingat dan menghasilkan senyawa kimia penenang otak, serotonin.
-Sumber: Hewan laut bercangkang (kerang,kepiting), kacang-kacangan, gandum.
Boron :
-Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, sangat penting bagi metabolisme energi
-Sumber: Kacang, apel,brokoli, kacang polong, anggur, dan kacang-kacangan.
Zat Besi :
-Kekurangan zat besi dikaitkan dengan kelainan kognitif pada anak usia dini. Zat besi penting untuk menjaga kadar sel darah merah yang mengantarkan oksigen, penting sebagai bahan bakar pertumbuhan otak.
-Sumber:Daging berwarna merah,pemanis dari tumbuhan (seperti tebu, biji coklat, peterseli, telur, kacang-kacangan, sayuran hijau, hati sapi/kambing/ayam, hewan laut, bercangkang, dan sereal.
Selenium :
-Antioksidan yang melindungi otak dari logam berat, seperti timbal -Sumber: Gandum, sereal, tuna, hewan laut bercangkang, hati sapi/kambing/ayam, produk susu, telur.

3) Protein dan Asam Amino:
Protein, diperlukan untuk pertumbuhan jaringan otak, sel-sel otak akan terbelah secara sempurna, setelah itu masing-masing sel akan berkembang atau membesar dengan baik.
Sumber : hewani : daging, telur, dan produk berbahan dasar susu. Protein : kacang dan biji-bijian.
Asam Amino : protein mengandung 25 jenis asam amino, delapan diantaranya dikenal sebagai asam amino essential yang tidak diproduksi tubuh.dan di peroleh dari luar seperti “tyrosine”, misalnya ditemukan pada ikan, produk berbahan dasar susu, oat. Membawa pengaruh positif pada suasana hati dan meningkatkan konsentrasi.sangat baik bagi anak dengan gangguan konsentrasi. Asam amino yang lain ”fenilanin” berfungsi untuk mengontrol gula darah melalui insulin.

4) Lemak dan Asam Lemak:
Otak terdiri atas 60 % lemak yang sangat krusial bagi perkembangan otak. Menambah kemampuan berfikir.dan memanggil ingatan, Jenis lemak yang sering dikonsumsi mempengaruhi komposisi lemak di otak. Kebutuhan lemak pada anak sekitar 35-45 persen dari kebutuhan kalori per hari.
Nutrisi terpenting untuk otak dan fungsi penglihatan anak berasal dari jenis lemak tak jenuh rantai panjang (polyinsaturated fatty acid), seperti omega 3, omega 6. Merupakan asam lemak essential yang utama untuk komponen membran sel otak anak.Jika kekurangan sel-sel otak akan memproduksi asam lemak subtitusi/pengganti, yang malah membahayakan . hal ini kerap ditemukan pada penderita depresi dan anak dengan gangguan konsentrasi (attention deficit)
Sumber omega 3 : ikan tuna, salmon, telur, sayur-sayuran.
Mencakup Asam lonolenat atau alpha linolenic acid (ALA), eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA)
Sember omega 6 : kacang-kacangan,biji-bijian, jagung, dan minyak bunga matahari.
Meliputi asam linoleat acid atau linoleic acid (LA) gamma linolenic acid (GLA),dihomogamma linolenic acid (DGLA) dan arachidonic acid (AA).


DHA dan AA sebagai Nutrisi Otak :


PENTINGNYA DHA bagi Otak :



(Sumber : Majalah Parents, Majalah Nakita)

Jumat, 26 November 2010

PERLU DIPERHATIKAN LIMA WARNING PADA ANAK ANDA. (Sebagai evaluasi dini apakah anak mengalami gangguan perilaku)



Sebagai orang tua yang awas,kita perlu memantau perkembangan putra-putri kita dari hari ke hari,apakah semua baik-baik saja atau sebaliknya ada yang tidak beres pada perkembangan anak kita.
Gangguan perilaku misalnya, perlu kita perhatikan lebih seksama.Kadang orang tua selalu berfikir semuanya fine-fine saja, tetapi di kemudian hari justru yang” baik saja itu menjadi tidak baik”.
Perilaku khas gangguan spektrum autisme bisa atau belum muncul pada bayi usia 18-24 bulan, akan tetapi makin nampak jelas selama masa kanak-kanak awal (2-6 tahun).
Apabila diperhatikan ada 5 tanda dasar yang dapat dipakai sebagai warning akan kelainan prilaku atau yang mengindifikasikan ke arah gangguan Autisme pada anak kita, yaitu :
• Tidak mengoceh atau mendekut pada usia 1 bulan, tidak ada babling (baba...baba..)atau semacamnya. Jadi anak cenderung diam tanpa ekspresi.
• Tidak menunjukkan bahasa tubuh (menunjuk,melambai,meraih) pada umur 12 bulan.
• Tidak mengucapkan satu katapun pada usia 12 bulan.
• Tidak mengucapkan kata sendiri frasa yang terdiri atas dua kata pada usia 24 bulan.
• Mengalami kehilangan kecakapan bahasa atau sosial pada usia berapapun.Si anak cenderung asyik sama pada diri sendiri.
Untuk memastikan apakah benar anak kita mengalami gangguan tersebutpun, perlu pemeriksaan seksama oleh tim yang berpengalaman atau expert di bidangnya masing-masing seperti, Dokter ahli syaraf, psikolog, dokter specialis anak dengan kekhususan perkembangan ,terapist wicara/bahasa, konsultan belajar, atau profesional lain yang mempunyai pengetahuan di bidang autisme.

MENGENALI GEJALA SESUAI USIA :
Usia 0-6 bulan :
• Bayi telihat terlalu tenang (jarang menangis),
• Terlalu sensitif.
• Gerakan tangan dan kaki berlebihan terutama sewaktu mandi.
• Tidak ditemukan asanya senyum sosial.
• Tidak terlihat kontak mata (diatas umur 3 bulan).
• Perkembangan motorik halus dan kasar sering nampak tidak normal.
• Sulit bila digendong.
• Mengigit tangan dan kaki orang secara berlebihan

Usia 6-12 bulan :

• Kaku bila digendong.
• Tidak Tertarik permainan sederhana seperti “ciluk ba”,”.dada” “kiss by”.
• TidK mengeluarkan kta.
• Tidak tertarik permainan boneka,mobil-mobilan dsb.
• Suka mempermainkan tangannya sendiri/asyik dengan mempermainkan tangan sendiri tanpa mengindahkan keadaan sekitarnya.
• Keterlambatan dalan perkembangan motorik kasar dan halus

Usia 2-3 tahun :

• Tidak tertaarik untuk bersosialisasi dengan anak lain,
• Melihat orang lain sebagai ”benda”.
• Kontak mata terbatas tidak ditemukan adanya senyum sosial.
• Tertarik pada benda tertentu
• Sulit atau kaku bila digendong.

Usia 4-5 tahun :
• Sering membeo.
• Mengeluarkan suara-suara yang aneh (nada tinggi atau rendah atau tidak jelas maknanya)
• Marah terhadap perubahan rutinitas yang biasa dilakukan.
• Kontak mata terbatas tidak ditemukan adanya senyum sosial.
• Sering menyakiti diri sendiri.
• Sering gampang marah atau emosional temper bila keinginannya tidak dituruti dan agresif.

ARTIKEL tentang DISABILITIES CHILD dan stimulasinya...





Tidak selalu ada yang sempurna didunia,semua ada yang mengatur dan menjadi fenomena yang harus kita terima di kehidupan bermasyarakat. Begitu juga dengan keadaan anak-anak yang mengalami gangguan perkembangan pada masa tumbuh kembangnya..ada anak normal, ada pula anak dengan kebutuhan khusus karena mereka mengalami keterbatasan..Kita sebagai masyarakat awam dan sebagai orang tua yang bijak perlu mengetahui beberapa hal mengenai anak dengan keterbatasan ini..”anak special”..yang bila kita mempunyai anak yang berciri-ciri demikian dapat mengantisipasi dini untuk selanjutnya memberikan yang terbaik bagi anak kita,atau bila tidak mempunyai anak atau anggota keluarga seperti itu sebagai masyarakat yang peduli paling tidak kita mengetahui dan memperlakukan si anak dengan keterbatasan atau berkebutuhan khusus tersebut dengan lebih manusiawi dan bersahabat. Dibawah ini ada beberapa keadaan yang bisa dikategorikan sebagai disabilities child..:

1. AUTISME :
Autisme adalah gangguan perkembangan yang gejalanya sudah nampak sebelum anak mencapai usia 3 tahun.Autisme lebih sering terjadi pada anak laki-laki dari pada anak perempuan.(perbandingan 3:1).spektrumnya luas karena belum tentu keadaan yang nampak pada anak autis yang satu dialami atau sama dengan anak autis yang lain.
Tidak ada penyebab yang jelas atau tunggal autisme yang telah diketahui,umumnya disebabkan abnormalitas dalam struktur atau fungsi otak.Scanning di otak menunjukkan perbedaan bentuk dan struktur otak anak-anak penderita autis dibandingkan dengan yang lain.Ilmuwan lain menyelidiki bahwa didalam kondisi tertentu,sekelompok gen yang tidak stabil bisa mengganggu perkembangan otak, sehingga timbullah autis.Faktor-faktor gangguan kehamilan atau persalinan pun di tengarai menjadi pencetus autis,faktor lingkungan seperti infeksi virus,ketidak seimbangan metabolik da paparan pada bahan-bahan kimia tertentu.
Ciri-ciri pokok gangguan Autistik adalah adanya kelemahan atau abnormalitas dalam perkembangan komunikasi dan interaksi sosial, serta minimnya atau terbatasnya akan minat dan aktivitas.Manifestasi gangguan autis sangat bervariasi,tergantung pada tingkat perkembangan fan umur kronologisnya.Gangguan Autistik kadang-kadang disebut Autisme Masa Bayi Awal,Autisme masa kanak-kanak atau Autisme Kanker.
tapi bisa di kategorikan berdasarkan :

 Gangguan Kualitatif dalam Komunikasi (minimal satu dari gejala-gejala berikut):
* Perkembangan bicaranya terlambat atau sama sekali tidak berkembang,kterlambatan pada bahasa ujaran (tidak disertai dengan usaha untuk mengkompensasi melalui cara lain berkomunikasi seperti mimik muka atau isyarat).
* Bila dapat berbicara, bicaranya tidak dipakai untuk berkomunikasi
* Tidak mampu memulai suatu pembicaraan atau mampu memelihara pembicaraan dua arah dengan baik.
*kurang berbalasan sosial atau emosional
* Bahasanya tidak lazim, diulang-ulang atau stereotipe.
* Tidakmampu melakukan permainan Imajinatif, biasanya permainannya kurang variatif kurang bisa meniru.

 Gangguan Kualitatif dalam interaksi sosial yang timbal balik (minimal dua dari gejala-gejala berikut):
* Kegagalan dalam menjalin interaksi sosial seperti kontak mata kurang,ekspresi wajah kurang hidup, serta postur dan gerak tubuh kurang sesuai.
atau gagal megembangkan hubungan teman sebaya yang layak sesuai dengan tahap perkembangannya.
* kegagalan untuk membina hubungan sosial degan teman sebaya,tidak bisa berbagi emosi, aktivitas maupun minat bersama-sama.
* kegagalan atau ketidak mampuan utnuk nerempati dan membaca emosi orang lain.
* ketidak mampuan secara spontan untuk mencari teman untuk berbagi dan melakukan suatu kegiatan bersama-sama.

 Menunjukkan pola yang dipertahankan, dan diulang-ulang dilakukan dalam hal perilaku,minat,dan kegiatan (minimal satu dari gejala-gejala dibawah ini);
*Mempertahankan satu minat atau lebih,dengan cara yang khas,berlebihan bahkan ekstrim dan tidak wajar, misalnya bermain air sambil meyibakkannya ke badan selama berjam-jam.
* terpaku pada rutinitas atau ritual yang tidak perlu, misalnya mau tidur harus cuci kaki dulu,sikat gigi dan memakai piyama tertentu,menggosokan kakinya di keset, baru naik tempat tidur, bila satu terlewati atau tidak sesuai urutannya, maka dia akan sangat terganggu dan berteriak-teriak mohon diulangi kembali ritual tersebut. atau bisa dikatakan kesetiaan yang jelas tidak fleksibel pada rutinitas atau ritual khusus yang tidak fungsional.
Preokupasi luas dengan salah satu atau lebih pola minat stereotip yang abnormal baik intensitasnya maupun fokusnya.
* Adanya gerakan-gerakan motorik aneh yang khas dan berulang-ulang (body trackking),seperti berputar-putar dengan atau tanpa mata terpejam,mengepak-ngepakkan lengan,mengerak-gerakkan jari dengan cara tertentu, atau mengetok-ngetokkan sesuatu, atau gerakan seluruh tubuh yang kompleks.
Sering kali terpaku pada benda atau mainan tertentu , seperti roda mobil yang berputar,kipas angin yang berputar,suara-suara tertentu, dan bentuk serta tekstur benda tertentu yang sering diraba-raba.
*preokupasi kukuh pada bagian-bagian barang tertentu.
* Sering menunjukkan emosi yang tak terkendali,seperti mengamuk yang meledak-ledak (temper tantrum), menangis tanpa sebab,dan rasa takut yang tidak wajar.
* terdapati gangguan sensoris seperti mencium dan mengigit benda-benda, tidak suka memeluk dan dipeluk/dielus.

 Keterlambatan atau fungsi abnormal d;am paling tidak salah satu dari bidang-bidang berikut ini, dengan kemunculan pertama sebelum umur 3 tahun:
• Interaksi sosial.
• Bahasa yang dipakai dalam komunikasi sosial.
• Permainan imajinatif atau simbolik.

STIMULASI Pengembangan :
 Penekanan pada ADAPTASI,kepatuhan,perilaku,sosial, orang tua sebisa mungkin harus meminimize perilaku yang tidak sesuai.
 Pemahaman bahasa resptif dan ekspresif.
 Membiasakan komunikasi dua arah dengan melakukan banyak kontak mata.

2. DOWN SYNDROME (DS):
Down Syndrome (DS) berbeda dari Mental Retardation (MR),penyebab DS adalah kelainan genetik, yaitu suatu keadaan adanya kromosom ke-21 (trisomy 21).DS memiliki efek efek retardasi mental ringan.(Mild) dengan IQ (Intellegency Quotient)50-70, hingga sedang (moderate) dengan IQ 35-50.
Ciri-ciri khas anak dengan DS : Berwajah Mongoloid dengan dahi cenderung datar, kuping kecil, Lidah besar.Sedangkan MR, merupakan keterbelakangan perkembangan mental intelektual.
Menurut buku panduan DSM-IV (Diagnostic and Statistical manual Of Mental Disorder-IV) tentang jenis-jenis kelainan mental standar international Indikasi dari MR antara Lain :Tingkat Intellegency Quotient (IQ) dibawah 70 ,serta memiliki kekurangan dari dua atau lebih perilaku adaptif (daily skills,communication skills,social skills), serta gejala-gejala tersebut muncul sebelum usia 18 tahun.
Di Indonesia para ahli biasanya menggunakan klasifikasi MR dengan tiga kategori, yaitu MR ringan (IQ50-70),MR sedang (30-50), dan MR berat (IQ<30).
Sedang menurut DSM-IV,pembagiannya adalah profound mental retardation (IQ<20), severe mental retardation(IQ 20-34),moderate mental retardation (IQ 35-49), dan mild mental retardation )IQ 50-69).
Kesimpulan yang bisa diambil adalah anak DS umumnya termasuk MR, tetapi anak MR belum tentu DS.
STIMULASI Pengembangan :
 Program masa kanak-kanak awal: ditekankan pada pengembangan bahasa,dilakukan oleh orang tua dibantu terapist/profesional lainnya.
 Program Masa Transisi : menyiapkan anak memasuki dunia masyarakat atau kalau perlu dunia kerja, agar mereka nantinya dapat mandiri
 Melatih anak untuk mengontrol emosi
 Pengajaran anak untuk membedakan visual auditif,mengikuti perintah,pengembangan bahasa,motorik kasar dan halus,kemampuan bantu diri (self serving)ketrampilan praakademik dan memfasilitasi interaksi antar kelompok.
 Belajar melatih kemandirian dengan melakukan aktivitas kesaharian (membuka baju,makan sendiri,memakai sepatu sendiri dst), melatih kemampuan gerak pengenalan warna,bentuk dan bunyi.

3. CELEBRAL PALSY (CP))
Adalah kelainan atau cacat yang menetap pada alat gerak yang disebabkan gangguan fungsi saraf otak. Celebral Palsy termasuk tunadaksa.
Kategory Celebral Palsy :
• Spastic : Jenis yang umum muncul sekitar 70-80% kasus CP tergolong dalam kategori ini. Umumnya ciri yang terlihat adalah badan terlihat lemah dan kaku.
• Athetoid: ciri yang nampak adlah si penderita tidak bisa menggerakkan otot dari bagian tubuhnya, sehingga menampakkan gerakan /posisi tubuh yang tidak normal.
• Ataxic : Jarang muncul berkisar 10% dari kasus yang ada di dunia.Umumya siri yang nampak adalah penderita mengalami hypotonia (otot lemah dan tubuh terkulai) serta tremor.Sering bermasalah dengan kemampuan motorik seperti menulis,memegang gunting,keseimbangan,gangguan visual dan auditori.
• Gabungan ketiganya serta ditambah dengan gangguan mental,belajar, serta sensoris.

STIMULASI Pengembangan :
 Melakukan latihan gerakan motorik kasar dan halus. Dibantu untuk melakukan aktivitas keseharian secara mandiri,dibantu oleh para profesional (dokter anak,dokter specialis,rehabilitasi edik,terapist).

4. SLOW LEANER (SL)
Menurut DSM-IV, anak SL adalah anak yang memiliki potensi intelektual dibawah normal.,biasa disebut borderline intellectual functioning,tetapi belum termasuk MR. Anak penderita SL rata-rata memiliki IQ antara 70-84.
Ciri – ciri anak SL :
 Rata-rata prestasi belajarnya rendah.
 Dalam menyelesaikan tugas akademik sering terhambat dan terlambat. Dibanding temannya.
 Daya tangkap terhadap pelajaran lambat.
 Sulit mengeneralisasi dan menggunakan kemampuannya dalam situasi baru.Anak SL adalah seorang concrate thinker, karena itu dalam memberi pemahaman , konsep-konsep abstrak diubah dalam konsep yang sangat kongkret,bermakna dan mudah untuk dipahami.

STIMULASI Pengembangan :
 Ajari anak secara sistematis step by step,sebelum paham betul jangan beranjak ke materi pelajaran berikutnya akan pelajaran yang sedang dipelajari.
 Gunakan hubungan sebab akibat, untuk mendukung kemampuan berfikirnya. Jangan lupa menggambarkan suatu peristiwa melalui kata-kata”jika....,maka...” ini juga membantu anak belajar pemahaman kritis.
 Ciptakan sebuah skema untuk anak, ini membantu dengan skema yang terbentuk si anak jadi lebih mandiri.
 Lakukan latihan pengulangan yang lebih sering (remedial).
 Gunakan pendekatan multisensoris (rangsangan indera lebih banyak) melalui visual, audio,kinestetik atau perabaan,penciuman,pengecapan.
 Latihan kemampuan sosial dan perilaku.