I tell you ...

Happy Icon" Dear all visitors who wants tobe my friend, I'm glad sharing my blog with you,..
And so We can learn together...about all things that usefull...
Don't forget to leave your comment.I'm proud for reading
them. And so glad to share with You,my friend"..
Photobucket

Adanya saya..

Foto saya
bekasi, bekasi/jabar, Indonesia
Seorang ibu rumah tangga yang berhenti bekerja demi konsent pada buah hati yang lama di nanti.. yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus....Seorang wanita yang ingin mengabdi pada rumah tangga untuk meraih kemuliaanNYA.. Seorang perempuan yang haus ilmu,..ingin mendapat ilmu dan ingin berbagi dengan ilmu..dan ingin berguna karena ilmu..Seorang hamba Allah yang ingin saling menyetrumkan semangat bagi sesama...ingin tau lebih banyak,banyak merenung,ingin maju,.
"Semoga bermanfaat, salam kenal..and thanks for visiting me..">

Jumat, 17 Desember 2010

Tak selalu...



Setiap orang pasti mempunyai kisah yang mungkin meninggalkan kesan atau bahkan memberi warna pada perjalanan hidupnya.
Mungkin bagi orang lain hal itu biasa saja, tapi tidak bagi si empunya cerita atau bahkan bagi sebagian orang lain yang membacanya.Aku mencoba membagi kisah ini untuk dapat dilihat sisi baiknya. serta diambil benang merah dari massage yang tersirat di dalamnya. Semoga yang kecil ini dapat memberikan suatu pencerahan bagi pembacanya.
Ini kisahku yang terjadi saat aku masih duduk di bangku SMA, dibilang cinta monyet ngga juga.. karena ini melibatkan perasaan yang berkepanjangan .Aku pernah merasakan suka yang teramat dalam pada kakak kelasku.
Perasaan suka itu belakangan aku sadari menjadi semakin obsesif kurasakan,dimataku dia yang paling ideal saat itu.Secara fisik ganteng, putih bersih, tinggi dan banyak plus lain yang menjadikan dia sosok yang nomor satu.
Pokoknya di mataku saat itu tidak ada cowok lain yang bisa merebut hatiku begitu dalam.Padahal anehnya aku dan dia tidak pernah saling bertegur sapa,itu karena aku teramat malu dan menjaga sikap terlalu berhati-hati agar tidak nampak agresif, atau dimataku saat itu, dia pasti cowok yang tidak suka pada cewek yang nampak terlalu menunjukkan rasa sukanya, aku tipe wanita yang konservatif yang berfikir laki-laki harus mendahului tidak didahului. Mungkin hal itu tidak berlaku di jaman sekarang. Jadi kesimpulannya aku memendam rasa suka tapi tidak berani mengutarakannya...walau tidak sepenuhnya benar,hal yang mungkin bisa dianggap dia tahu aku suka adalah teman-temanku kala itu yang terkadang menyampaikan salam atau menjodoh-jodohkannya denganku.Sampai suatu saat aku bisa berkunjung kerumahnya diantar seorang teman atau diapun pernah berkunjung ke rumahku.Tapi anehnya aku yakin dia tahu aku suka. Dan aku merasakannya (mungkin GR) dia ada perhatian sedikit padaku.
Hal itu berlangsung sampai kami berpisah karena dia lulus terlebih dahulu. Aku merasakan slow motion akan pergerakan rasa sukaku ini.Tapi ada satu hal yang membuat aku yakin dia ada perhatian padaku, saat itu dia pernah mengirimkan kartu valentine dan mengatakan ingin lebih dekat denganku (sekali lagi mungkin aku GR).. singkatnya setelah dia lulus aku aku merasa sepi di sekolah.Hari-hari yang kulewati tanpa bisa melihat dia lagi, terasa meyiksa dan membuat aku tidak bersemangat di sekolah..Waktu yang terentang setelah dia lulus pun sebenarnya bukan berarti kami putus kontak. Beberapa kali aku memberanikan diari menulis surat sekedar menanyakan kabarnya. Cuma aku kesal dia hanya sekali dua kali mengirimiku kartu lebaran.dan itu terbawa sampai aku lulus kuliah aku masih mengharapkan dia. Biasanya di tempat yang baru, pasti kita menemukan situasi dan suasana baru, bahkan dalam urusan asmara. Jadi aku merasakan cinta pada pandangan pertama dan itu benar kualami.Bukannya tidak ada cowok lain yang berusaha mendekatiku.Di kampus ada satu-dua orang yang mendekatiku.atau atas usaha saudara yang ingin menjodoh-jodohkanku dengan kerabat. Tapi anehnya aku tetap tak bergeming. Hatiku tak tersentuh sedikit pun untuk melihat yang lain.Aku tetap menunggunya.walau terasa kita semakin jauh. Karena kudengar kabar dia sudah bekerja dan pindah ke jakarta, (saat itu aku di surabaya).Tapi diantara penantianku yang kosong ini ada aku tidak pernah berhenti berdoa agar dia menjadi jodohku kelak.Yakin amat ? Iya aku berkeyakinan begitu kuat karena aku selalu berdoa: bila dia yang terbaik dekatkan dan ma’afkan aku ya Allah bila aku belum bisa menmberi hatiku pada yang lain.ditambah aku meminta doa restu almarhumah ibuku untuk mendoakan aku berjodoh dengannya. Jadi rasa suka dan mendamba ini berlangsung cukup lama dari kurun aku di SMA (th 88-89 sampai tahun 1996) Intinya aku cinta mati padanya.
Ikon Mengangguk
Sampai suatu saat aku bekerja di jakarta. di tempat kerjaku ini.aku dengat dengan teman kerja.seorang cowok yang kooperatif dan pendengar yang baik. Padanya aku berbagi kisah dan curhat soal perasaan sukaku pada kakak kelas SMA ku ini , betapa sampai saat ini aku masih menantinya. Sampai suatu saat aku berkesempatan bertemu dengan mantan kakak kelas ku tersebut. pada suatu kesempatan aku membuat janji untuk saling bertemu. Wah penantian panjang yang lama aku nantikan-nantikan. Pada kesempatan bertemu itu dia datang ditemani seorang teman prianya. Dan akhirnya aku ketahui dari teman tersebut kalau dia sudah punya kekasih. Betapa aku kecewa. Pada suatu hari setelah pertemuan itu aku berkesempatan saling berbicara agak intens, sejak selama ini kami tanpa komunikasi yang berarti. dia mengaku kaget karena tahu aku menantinya sekian lama, dan ternyata dia juga bukannya tidak menangkap rasa sukaku. Padaku dia mengatakan takut GR (Kok sama?) dan menyayangkan dia sudah memiliki wanita lain. Bahkan keluarga sama keluarga saling mengetahui. Tapi dia mengaku juga kalau sedang ada masalah sama teman wanitanya itu. Dan menjadi ragu dengan wanita tersebut karena mengetahui keadaanku yang sekian lama menunggunya. Tapi di satu sisi dia juga mengaku bingung. Dan menanyakan apakah aku tidak atau pernah menyukai lelaki lain selain dia? Aku katakan dengan jujur perasaan itu yang sekian lama menggelayuti hatiku. Dan aku tidak bisa bertumpu pada dahan yang rapuh. Maksudku mana bisa aku mencintai pria lain tetapi hati dan fikiranku tertuju hanya padanya..dan aku menangkap dia agak shock mendengar pengakuan jujurku. Dan dia mengaku menjadi agak bimbang sekarang. Di penghujung pembicaraan itu dia menawarkan persaudaraan saja padaku karena dia nampaknya pun sulit untuk berpaling dari yang sekarang.Persaudaran? huhh!!Angry Icon Ternyata aku tidak menangkap itikad itu .Cuma terucap di bibir dan tidak pernah berusaha untuk sekedar kontak menanyakan kabarku. Sampai suatu hari aku mendengar dia menikah dengan wanita itu. Betapa kecewa dan hampa saat itu aku rasakan.Tapi untunglah aku menemukan sosok pengganti yang walaupun awalnya agak susah untuk menyukainya. Dia itu teman kantorku yang selama ini menjadi tempat curhatku. Butuh waktu yang agak lama untuk bisa melupakan sosok kakak kelasku itu dan akhirnya bisa menerima partner kerjaku tersebut.


Straight to the point yang perlu di underline adalah :
(1) Allah telah menjawab doaku yang berisi jika aku tidak berjodoh dengan dia (kakak kelasku itu) gantilah dengan yang lebih baik serta biarkan waktu menjawab kegundahan perasaanku.....

(2) Aku selalu beristigharah dan hasil nya dalam mimpi-mimpiku (alm) bapakku menarik tanganku dan tangan teman kerjaku itu dipersatukan........

(3) Tidak selamanya keinginan kita, tercapai dan terjadi di dalam hidup kita.Bahwa ada Allah yang Maha tahu apa-apa yang terbaik bagi hambanya....

(4) Belum tentu yang kita anggap terbaik bagi kita, itu memang baik untuk kita....

(5) Tetap setia dengan suatu sikap yang diambil boleh saja. Asal tidak putus muhasabah denganNYA dan meminta petunjuk dalam doa-doa kita yang meskipun panjang dan tidak langsung terjawab seketika.....

(6) Mengambil pembelajaran penting bahwa ternyata dicintai lebih bermakna daripada mencintai apalagi jika satu arah......

(7) Bahwa dalam hidup untuk mencapai suatu tujuan Allah pasti akan menguji kesabaran kita. Begitupun dalam soal asmara misalnya. Allah menguji apakah kita mau belajar bersabar untuk suatu ketetapanNYA......

(8) Bahwa tujuan hidup kita tidak melulu soal suka atau tidak suka, pas atau tidak pas, pantas atau tidak pantas tetapi hal yang lebih penting belajar dan ikhlas untuk menerima suatu kekecewaan dan bertumpu pada ketetapan Allah itu adalah yang terbaik buat kita karena kita tidak pernah mengetahui ujung dari pengharapan kita berbuah manis atau pahit........

(9)saya tidak hendak mengatakan penantian pasti akan berbuah manis, karena tidak selamanya begitu keadaannya. Yang utama adalah bagaimana kita berdamai dengan rasa kecewa dan mendapati diri kita menjadi lebih arif dan bijaksana memandang suatu hal. Kita bisa menjadi “petarung” yang sebenarnya dalam pengertian kita bertarung melalui ujian kesabaran sebagai ketentuan ilahi atas garis hidup kita. Dan kita akan menjadi damai dan tenang dengan memind-set fikiran kita.............

DAN AKHIRNYA...
Aku dengan ikhlas melepas pesonanya untuk belajar mencintai sosok lain..dan dari doa dan istigharah yang kulakukan itu, aku harus selalu berpegang bahwa memang yang menjadi suamiku atau teman hidupku ini adalah lelaki yang dikirim Allah untukku,... yang menjadikanku tulang rusuknya,...dan insya Allah, Allah telah menitipkan dia menjadi teman hidupku dan pembimbingku dunia akhirat...dan apabila dalam perjalanan rumah tangga kami aku menemukan kekecewaan lain dari suatu keadaan yang terjadi, karena sikap suami tidak sesuai yang aku harapkan. Aku selalu berfikir..Insya Allah, Allah telah menitipkan aku padanya. Dan itulah hebatnya istigharah dapat dijadikan acuan yang terbaik. Hingga apapun yang terjadi kini insya allah , Allah memberiku keyakinan dan kemampuan untuk berfikir: come on ...!! ini hanya sebuah cobaan lain ,kamu pernah mengalami cobaan dan pengujian kesabaran sebelumnya. Jadi baik buruknya pasangan kita. Yakinlah itu yang terbaik dan membawa kemaslahatan buat kita. Itu untuk menjaga kita agar aku tetap fokus dan kembali ke niatan berumah tangga dengannya.Karena senantiasa apabila kita bersandar padaNYA untuk setiap langkah dan keputusan yang kita ambil. Itu yang paling baik. Dan akhirnya memang aku berjodoh dengan teman kantorku ini..terkadang sosok di masa laluku itu sesekali melintas di benakku,tetapi aku anggap sebagai intermezzo..sebagai pengingat saja: betapa untuk mencapai keadaan yang sekarang dalam menanti belahan jiwa yang sesungguhnya kini, aku harus melewati untuk mencintai sosok di masa laluku itu dulu, untuk sekian lama... jadi aku anggap sebagai jembatan kesabaranku untuk menanti sosok yang telah Allah sediakan untukku..Dan alhamdulillah dia lelaki yang baik, setidaknya untukku saat ini dan untuk keluarga kecilku..dan teman di masa laluku itu kini menjadi teman fb-ku.Terima kasih ya Allah...Kau telah memberiku pelajaran lagi soal hati dan makna penyerahan diri padaMU..Amin



Semoga goresan tulisanku ini menjadi sumber inspiratif bagi pembacanya, terutama bagi para wanita yang sedang berjuang mencari belahan jiwa sesungguhnya...yakinlah Allah tidak tinggal diam.Di Ujung sana sedang menanti partner kita yang terbaik hadir untuk kita...
Salam..
Barakallahu fikum..
La haula huwala kuwwata illah billahil aliyyil adziim...

2 komentar:

  1. dari pertama kita lahir di dunia ini Allah sudah menggariskan hidup kita. Rejeki, jodoh dan apapun sdh ditentukan oleh Allah tetapi bukan berarti kita pasrah dengan apa yang sdh digariskan, kita tetap harus berusaha mendapatkan itu semua, ibarat pagelaran wayang, kita semuanya ini wayangnya dan Allah adalah Dalangnya,,, wayang harus nurut sama dalangnya,, nek gak nurut dilebokno kotak gak dimaen'no,,

    BalasHapus
  2. makasih ntuk kommentnya..memang semua ada pengaturnya bahkan dari jiwa dan perasaan kita pun ada pengaturnya..yang membolak-balikkan hati tiap insan manusia...

    BalasHapus

Would you like to leave your Comment?..